Agung Podomoro Land Mengaku Diperas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)‎ Rp300 Miliar ‎

Agung Podomoro Land Mengaku Diperas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)‎ Rp300 Miliar ‎

tangkas uang asli, Bola Tangkas Online, Agen Tangkas Online, Tangkas Online Terpercaya, Tangkasnet android, bandar sabung ayam, sabung ayam online, agen sabung ayam, sabung ayam pisau, agen s128, sabung ayam indonesia, sabung ayam terpercaya

Sabungayam303.com – Kasus Design Peraturan Daerah (Raperda) Zonasi & Pesisir Laut Jakarta Utara konsisten berlanjut. Kasus yg ketika ini tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) itu belakangan muncul data-data baru.

Salah satunya yakni data yg menyebut seandainya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah meminta duit sekitar Rupiah 300 miliar pada salah satu pengembang, yakni Agung Podomoro Land (APL)

Yg mengejutkan lagi, dana yg diminta oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu bukan dana CSR, melainkan dana kontribusi penambahan dari pembuatan reklamasi yg tak miliki payung hukum. Karena DPRD DKI pada awal mulanya sudah menolak usulan kontribusi penambahan tersebut masuk dalam Raperda zonasi hingga hasilnya Perda itu tak menjadi disahkan.

“Total dana yg diminta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap Agung Podomoro Land (APL)  dgn dalih kontribusi penambahan ini mencapai Rupiah 392.672.527.282. Di Mana realisasi anggarannya telah mencapai Rupiah 218.715.943.217, sementara sisanya Rupiah 173.956.584.065 belum diberikan terhadap Pemprov DKI Jakarta,” ungkap salah seseorang Petugas APL yg mewanti-wanti biar namanya tak disebutkan, Selasa (11/5/2016).‎

Petugas Agung Podomoro Land (APL)  ini pula menyatakan, biaya kontribusi penambahan tersebut diminta Ahok dgn argumen utk laksanakan sebanyak aktivitas yg mengenai bersama kebijakan Pemprov DKI.

Sedikitnya, ada 13 item kegitan yg bakal telah dilakukan Pemprov DKI bersama dana itu. Kegitan yg dimaksud di antaranya ialah gerakan pembangunan rusun Daan Mogot Rupiah 92,032.448, 182 & penertiban Kali Jodo dgn biaya Rupiah 6.000.000.000.

tangkas uang asli, Bola Tangkas Online, Agen Tangkas Online, Tangkas Online Terpercaya, Tangkasnet android, bandar sabung ayam, sabung ayam online, agen sabung ayam, sabung ayam pisau, agen s128, sabung ayam indonesia, sabung ayam terpercaya

Anehnya Gubernur  Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  meminta budget penambahan kontribusi terhadap APL cuma dgn secarik kertas memo. “Jadi bukan berbentuk surat resmi dari Pemprov terhadap Agung Podomoro Land (APL) ,” bebernya.‎

Sementara itu, Ketua Tubuh Legislasi Daerah (Balegda) M Taufik mengemukakan, Pemprov DKI benar-benar sempat menyodorkan usulan biar dalam pembahasan Raperda dimasukkan adanya budget kontribusi penambahan.

Tetapi usulan itu di tolak dewan dgn argumen, kontribusi penambahan tak miliki payung hukum yg terang.
‎”Makanya selanjutnya, soal penambahan kontribusi tersebut yg menurut biro hukum ada diskresi.‎ Sehingga hal tersebut selanjutnya sepenuhnya diatur dalam Pergub,” ungkapnya.

“Jadi persoalan kontribusi penambahan ini penyebab mengapa kami tak ingin mengesahkan Raperda zonasi,” tandasnya. Di ruang terpisah, Pakar Hukum Tata Negeri, Magarito Kamis, serta mengemukakan opininya.

Ia mengemukakan, seandainya pemberian swasta sehingga dana yg diminta Ahok itu mesti masuk kas daerah apalagi dulu juga sebagai hibah & terdaftar di administrasi.
kemudian, menurut Margarito, baru mampu ke luar lagi. “Jadi, tak boleh serta-merta dari swasta, tetap serta-merta ke proyek yg lagi dikerjakan, apabila begini ngaco!,” tegas ia.

“Penerimaan swasta ini kebanyakan berbentuk dana hibah & itu pekerjaan kepala Lembaga pendapatan, bukan gubernur yg bikin-bikin memo.” Margarito pun mempertanyakan, basic hukum pemakaian dana penambahan kontribusi dari APL terhadap Ahok. Dikarenakan, perdanya belum disahkan.

“Kalaupun gunakan Pergub, apakah pergubnya mengatur soal besaran dana tersebut. Ini terang keliru,” ungkap Margarito.‎ Terkait sensor Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tempo hari, dijelaskan Margarito, faktor itu buat memperjelas masuknya dana-dana dari pengembang terkait izin reklamasi yg tak mempunyai basic hukum.

“Artinya sensor Komisi Pemberantasan Korupsi kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) , memiliki relevansi dengan dana swasta yg masuk ke Pempprov DKI, itu tentu,” pungkasnya.

tangkas uang asli, Bola Tangkas Online, Agen Tangkas Online, Tangkas Online Terpercaya, Tangkasnet android, bandar sabung ayam, sabung ayam online, agen sabung ayam, sabung ayam pisau, agen s128, sabung ayam indonesia, sabung ayam terpercaya

*****   PARTNER  *****

  1. Aduayam303.com
  2. Arenabola303.com
  3. Indocasino303.com
  4. Indotangkas303.com
  5. Indotogel303.com
  6. Masterbola303.com
  7. Sabungayam303.com

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*