Lima Gol di Satu Laga: Messi, Falcao, Sampai Berbatov

125532_tigalima320

Info Bola – Cristiano Ronaldo bermain gemilang dengan lima golnya ke gawang Granada. Tapi CR7 jelas bukan bintang pertama yang membuat lima gol di satu pertandingan, Lionel Messi, Radamel Falcao hingga Dimitar Berbatov pernah juga melakukannya.

Beberapa rekor dibuat Ronaldo saat dia mengantar Real Madrid kemenangan 9-1 atas Granada. Selain mencetak lima gol pertama di satu laga, CR7 juga mencetak hat-trick tercepatnya yakni hanya dalam delapan menit saja.

Pemain mencetak lima gol dalam satu pertandingan sangat jarang terjadi. Namun bukan berarti itu sangat sulit ditemui karena dalam beberapa tahun terakhir saja fenomena tersebut ditemui di beberapa kompetisi.

Berikut beberapa pemain yang pernah juga membuat lima gol di satu pertandingan:

Radamel Falcao

Falcao adalah pemain terakhir yang bikin lima gol di ajang La Liga Primera. Pada tahun 2012 Atletico Madrid menggilas Deportivo La Coruna dengan skor 6-0, di mana lima di antaranya dilesakkan striker asal Kolombia itu.

Diego Costa membuka pesta Atletico dalam laga tersebut, namun setelah itu panggung jadi milik Falcao. Striker yang kini memperkuat Manchester United itu menjebol gawang Deportivo masing-masing di menit 27, 41, 63, 57, dan 70.

Di sepanjang sejarah La Liga, tercatat ada 34 pemain yang berhasil bikin lima gol dalam satu pertandingan. Daftar yang dimulai sejak tahun 1930-an itu di antaranya terderi dari Ferenc Puskas.

Lionel Messi

Bikin lima gol di satu pertandingan, Lionel Messi lebih dulu melakukannya dibanding Ronaldo. Lima gol tersebut dibuat Messi di ajang Liga Champions, dalam laga menghadapi Bayern Leverkusen.

Barca menang 7-1 dalam laga babak 16 besar Liga Champions yang dilangsungkan di Camp Nou pada 7 Maret 2012. Lima gol di antaranya dibuat satu orang, dia adalah Messi. Gol-gol tersebut dilesakkan Messi di menit 25, 42, 49, 58, dan 84. Sementara dua gol lainnya datang dari Cristian Tello pada menit 55 dan 62.

Messi menjadi pemain pertama yang mencetak lima gol di Liga Champions, sejak format kompetisi berubah di tahun 1992.

Luiz Adriano

Setelah Messi, pemain lain yang sukses bikin lima gol di ajang Liga Champions adalah Luiz Adriani. Beberapa menganggap apa yang dicatatkan striker Brasil milik Shakhtar Donetsk ini tidak terlalu impresif karena tiga di antaranya dia buat dari eksekusi penalti.

Lima gol Adriano itu dia buat saat Shakhtar Donetsk bertamu ke BATE di fase grup Liga Champions 2014/2015. Laga tersebut akhirnya tuntas dengan kedudukan 7-0.

Luiz Adriano dan Lionel Messi menjadi satu-satunya pemain yang mencetak lima gol di ajang Liga Champions. Namun sebelum kompetisi berubah format di tahun 1992 setidaknya ada 10 pemain lain yang mencetak lima gol dalam satu laga Piala Champions.

Fernando Morientes

Sebelum Ronaldo, Madrid punya Fernando Morientes yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan. Striker internasional Spanyol itu melakukannya dalam laga dengan Las Palmas, dan dimenangkan El Real dengan skor 7-0.

Morientes sebenarnya punya kesempatan untuk bikin enam gol dalam laga tersebut. Tapi dia membuang peluang itu karena satu eksekusi penaltinya gagal berbuah gol.

Dimitar Berbatov

Bersama Manchester United, Berbatov bikin lima gol dalam laga menghadapi Blackburn Rovers pada 2010 lalu. Lima gol dari striker asal Bulgaria itu memberi The Red Devils kemenangan 7-1.

Lima gol yang dibuat Berbatov dalam laga tersebut terasa spesial buat sang striker karena di 10 pertandingan sebelumnya dia sama sekali gagal menjebol gawang lawan. Berbatov cuma butuh dua menit untuk membuka pesta gol timnya, untuk kemudian dia tambahkan empat kali lagi di menit 27, 47, 62, dan 70.

Berbatov menjadi pemain keempat yang bikin lima gol sepanjang sejarah Premier League. Dia menyamai rekor yang sebelumnya cuma dipunya Andy Cole, Alan Shearer dan Jermain Defoe.

Oleg Salenko
Lima Gol di Satu Laga: Messi, Falcao, Sampai Berbatov – 7

Level yang lebih tinggi dalam urusan mencetak lima gol dibuat Oleg Salenko. Pesepakbola asal Rusia itu bikin lima gol di Piala Dunia 1994 saat negaranya bertarung dengan Kamerun.

Menjalani pertandingan terakhir di fase grup, Rusia yang sudah tersingkir justru tampil lebih baik. Sementara Kamerun yang punya peluang lolos tidak mampu menandingi lawannya itu dan akhirnya kalah 1-6. Salenko mencetak gol-gol tersebut di menit 15, 41 dan 44 (penalti).

Meski menang besar, Rusia tetap gagal lolos ke fase selanjutnya. Sementara Salenko, yang juga mencetak satu gol ke Swedia, pada akhirnya menjadi topskorer bersama Hristo Stoichkov.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*