Sabungayam303.com | Haji Lulung : Ahok Sumber Konflik di DKI

Sabungayam303.com | Haji Lulung : Ahok Sumber Konflik di DKI

90

Sabungayam303.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah PPP DKI Jakarta version Djan Faridz, Abraham ‘Lulung’ Lunggana atau tidak jarang disapa Haji lulung mengaku turut menolak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sbg Gubernur DKI Jakarta. Karena, menurut ia,Ahok merupakan sumber konflik di Ibukota.

“Ahok menjadi sumber konflik di DKI. Tidak Sedikit opini yg kontroversi, terakhir dirinya menyampaikan tak mau menjadi budak Dewan Perwakilan Rakyat. Beliau pun sebut Dewan Perwakilan Rakyat sumber korupsi,” papar Lulung usai deklarasi & pengukuhan Pengurus KMP DKI musim 2014-2019 di Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2014).

89

Ia mengemukakan, penolakan pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bukan cuma desakan dari
Front Pembela Islam (FPI), namun serta penduduk lain, termasuk juga beliau.  Lulung juga mengintimidasi bakal jalankan pemilihan gubernur tandingan apabila Menteri Dalam Negara (Mendagri)

Tjahjo Kumolo masihlah memaksakan pelantikan Ahok yang merupakan Gubernur.  “Ini desakan masayarakat. Mendagri memaksakan apa yg di sampaikan, sehingga kita bakal mengangkat Gubernur tandingan,” kata Lulung.

Lulung menuturkan, selayaknya Mendagri berkompromi apalagi dulu terhadap DPRD ataupun sekian banyak pihak & tak memaksakan kehendak buat cepat melantik Ahok. Menurut dirinya, ada permasalahan yg belum terselesaikan menyangkut trik pandang pengangkatan gubernur dalam UU itu sendiri.

“Ini mengacu kepada Undang Undang Nomer 32 berkaitan Pemerintahan Daerah bersama Undang Undang No. 29 berkenaan Pemilihan Kepala Daerah di daerah kusus Ibukota. Ini ini tetap perdebatan,” ucap beliau.

Lulung kembali membantah, jikalau desakan penolakan terkuat justru datang dari FPI. “Kita terima masukan bukan cuma dari FPI. Telah ada 99 ormas yg mendesak. Kita menampung aspirasi. Ini kehendak tidak sedikit lapisan,” kata beliau.

Berdasarkan masukan dari warga itu, Lulung menyampaikan, DPRD memikirkan buat memanfaatkan kewenangannya seperti hak interpelasi, angket & menyebut opini terhadap Ahok.

Menyikapi gubernur tandingan, Ahok diawal mulanya menyampaikan siap menghadapinya. Mantan Bupati Belitung Timur itu serta mengaku siap berjumpa bersama FPI terkait pemimpin DKI tandingan tersebut. “Kalau ingin menjadi gubernur, gubernur lawan gubernur baru ingin gue ladenin,”‎ tegas Ahok.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*